Tips Backpacker ke Negeri Sakura

Jepang, sebuah negara yang memiliki kemajuan teknologi namun masih menjunjung kehidupan tradisional dan budaya nya. Walaupun diberbagai pusat kota sudah berdiri gedung-gedung bertingkat, namun kalian tetap dapat menemukan kuil, kastil dan tempat lainnya dibalik gedung pencakar langit tersebut. Untuk kalian penggemar anime ataupun action figure seperti gundam, one piece, doraemon, bahkan hello kitty semua berasal dari jepang bukan? Inilah yang membuat saya ingin berkunjung menikmati kebudayaan serta keindahan Jepang dari segala aspek.

Destinasi ke jepang memang menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi. Namun banyak orang yang bilang liburan ke jepang sangat mahal, apa benar begitu? Hhhmmm, menurut saya itu semua bergantung dari kamu, pemilihan penginapan, tiket pesawat dan shopping sangat mempengaruhi anggaranmu, bahkan booking tiket pesawat dan hotel sejak jauh hari akan meminimalisir budget kamu.

Buat kamu yang berencana liburan ke jepang untuk pertama kalinya, berikut adalah tips yang dapat saya berikan berdasarkan pengalaman saya.

1. Tiket Pesawat

Seringlah berkunjung ke Travel Fair ataupun situs-situs Airline yang sering menawarkan Promo. Kecerdikan dan ketekunan kamu akan mendapatkan tiket PP Jakarta – Jepang jauh lebih murah dari harga normal. Oh ya, tiket untuk Peak Season (ex: saat bunga Sakura; end of april) biasanya memang mahal dan pastinya rame banget orang pada liburan.hahaha..

Buat kamu yang ingin berkunjung ke berbagai kota dijepang misal Tokyo, Osaka dan Kyoto maka saya sarankan untuk memesan tiket pesawat kedatangan dan kepulangan dari sebaiknya berbeda. Misal tiba di Tokyo, dan pulang dari Osaka atau sebaliknya. Mengapa? Karena jarak Osaka – Tokyo ± 500 km, supaya rute perjalanan kamu 1 arah selama dijepang, lumayan kan gak perlu bolak-balik jadi bisa hemat budget.

Japan Map

Japan Map (source : google)

Saya sendiri menyesali dengan rute yang saya dapatkan :

  • Jakarta (CGK) – Tokyo (Narita) via Bangkok dengan Air Asia (2.250.000)
  • Tokyo (Haneda) – Jakarta via Manila dengan Philippine Airlines (3.000.000)

Btw, saya beli tiket bukan pas Promo, jadi kalau kalian bisa booking di moment yang tepat saya yakin bisa lebih murah dari itu untuk tiket PP. Dengan tujuan destinasi saya di Jepang yaitu Tokyo, Osaka dan Kyoto mengharuskan saya kembali menuju Tokyo untuk dapat pulang ke Jakarta, inilah yang membuat saya perlu membeli JR Pass. Apa itu? Pelan-pelan ya, akan saya bahas dibawah..hehehe..

2. Itinerary

Setelah tiket Pesawat telah kamu dapatkan, selanjutnya buatlah rencana perjalananmu selama di Jepang, minimal selama trip kamu sudah mengatur apakah kamu akan menetap di 1 kota atau berpindah-pindah dan berapa lama ditiap kota tersebut, agar kamu dapat booking lokasi penginapan secepatnya. Buat lah itinerary mu sebaik mungkin, berikut sedikit gambaran itinerary saya.

3. Penginapan

Untuk penginapan pilihlah hotel atau penginapan yang sesuai budget dan kemudahan akses dari stasiun kereta, dan bila memungkinkan carilah kamar hotel yang menawarkan free cancelation. Hal ini berguna untuk kamu yang masih belum mantap dengan itinerary yang telah dibuat sehingga kamu masih dapat membatalkannya sebelum kamu menginap tanpa dikenakan biaya.

Fyi, Hotel bintang 3 yang saya dapatkan : rata-rata 1.000.000 per malam (mengingat tema saya semi-backpacker plus honeymoon, jadi cari kamar yang nyaman juga.hehehe..)

Jangan mencari penginapan 1 hari sebelum hari H karena kalian akan kesulitan mencari penginapan karena penuh semua. Sayapun mengalami hal ini karena rencana bermalam di kereta/bus batal sehingga kesulitan mencari hotel di tokyo, alhasil dapet penginapan seharga 8000 yen semacam asrama dengan kamar tidur tingkat dan kamar mandi luar. Padahal dengan 8000 yen saya sudah mendapatkan untuk hari berikutnya setara hotel bintang 3 dengan fasilitas yang cukup mewah. Lumayan kan..

4. Visa

Bagi yang belum memiliki e-paspor perlu mengurus visa ke kedutaan besar Jepang, untuk persyaratan selengkapnya kamu dapat mengecek disini.

5. Cuaca

Bawalah pakaian yang sesuai dengan musim nya, saya pergi pada saat autumn atau musim gugur dan cuaca di Jepang saat itu sudah cukup dingin dengan Temp 17-18 oC, setara dengan Air Conditioner dirumah mu bukan.hehehe..

Gunakan aplikasi prediksi cuaca di smartphone mu, atau kamu bisa mengecek cuaca sebelum bergerak dari penginapanmu melalui website ini. Prakiraan cuaca tsb bahkan bisa mendetail ke daerah bagian di Tokyo seperti Chiyoda, Shinjuku, dll, dan cukup akurat lho. Saya pernah bawa payung sendirian dikereta padahal orang lain ga ada yang bawa. Dan bener aja seharian itu ga hujan sama sekali. Males kan nenteng2 payung kemana2..

6. Internet

Membahas internet saat ini salah satu kebutuhan penting untuk manusia bukan, apalagi bagi kamu yang akan berpetualang dinegeri sakura. Di bandara, stasiun kereta besar atau hotel menawarkan fasilitas wifi gratis, tapi bagaimana kalau kalian lagi jalan kaki di area yang tidak ada internet. Untuk memudahkan liburan di jepang, saya menyewa pocket wifi. Praktis, tinggal connect ke hp bisa browsing, buka google map, subway & JR map, social media, dll.

Kalian bisa memesan pocket wifi dan mengambil ketika datang di Bandara Jepang melalui beberapa website berikut : EconnectJapan NinjaWifi. Atau bahkan bisa memesannya melalui salah satu travel agent di Indonesia, jadi kamu bisa bawa dan dikembalikan setelah kamu pulang dari liburan. Oh ya, harga sewa bergantung dari lamanya waktu pemakaian lho.

Pocket Wifi

Pocket Wifi

7. Makanan

Bagi kamu yang muslim cek terlebih dahulu makanan yang disajikan di setiap restoran, tidak jarang makanan dijepang menyajikan makanan yang dilarang agama. Berikut ini panduan kosakata jepang yang bisa kalian terapkan. (Sumber : JNTO).

Oh ya, saran saya untuk yang penggemar saus sambal, bawalah dari Indonesia karena disana kalian akan sulit menemukan saus sambal bahkan di fast food sekalipun. Harga makanan di jepang bervariasi, untuk di restaurant umumnya mematok harga lebih dari 1000 yen, namun harga makanan dibawah 1000 yen sudah bisa membuat perutmu kenyang. Berikut saya share beberapa makanan yang sempat kami foto.

8. Transportasi

Topik ini mengingatkan saya pertama kali tiba di Bandara Narita, saya salah naik kereta dari Narita – Tokyo Station. Ya, di setiap line/track banyak kereta yang akan lewat, amati di papan jadwal nama keretamu, dimana track keretamu akan lewat dan tentunya amati jam karena kereta tiba dan berangkat tepat waktu. Waktu masih menunjukkan pukul 09.05 padahal kereta kami tiba 09.15, karena ketidak sabaran saya ternyata kami salah naik kereta, kami naik kereta local yang berhenti disemua stasiun, padahal kami mendapatkan Narita Express yang seharusnya tiba lebih cepat di Tokyo.hahaha..

Semua jadwal kereta dari dan menuju stasiun kalian dapat menggunakan hyperdia. Penggunaannya cukup mudah contoh dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Shinsaibashi  kalian berangkat pada pukul 05.00 sore, untuk pengguna JR Pass jangan centang NOZOMI/MIZUHO karena JR Pass tidak meng cover kereta shinkansen jenis tersebut.

Hyperdia

Hyperdia akan membantu kamu dalam menentukan kereta yang akan digunakan menuju tempat tujuan dan juga ongkos transportasimu. Untuk kamu pengguna JR Pass semua biaya kereta yang dioperasikan JR Group akan tercover oleh JR Pass, jadi kalian cukup membayar biaya kereta subway 240 yen. Untuk Reserved seat kalian dapat memesan ke JR Reservation Ticket Office (Midori no madoguchi) yang berada di stasiun-stasiun besar seperti Shin-Osaka, Tokyo, Kyoto.

Lihat kan Tokyo – Osaka dengan menggunakan shinkansen 14000 yen, Jadi estimasi kan biaya transportasi kalian selama di Jepang sebelum berangkat, berikut saya share estimasi yang saya buat Cekidot.

Tips penentuan perlu tidaknya membeli JR Pass yaitu, jumlahkan semua biaya kereta dan bus kalian baik itu dioperasikan oleh Japan Railways Group (JR) atau Private Subway yang lainnya. Misal, saya telah menghitung biaya total perjalanan saya sebesar hampir 40.000 Yen/orang, kemudian saya membandingkan bila saya membeli JR Pass mengingat tiket pesawat saya PP Jakarta – Tokyo maka transportasi di Jepang dapat saya hemat 5000 Yen. Lumayan kan bisa buat beli oleh2.hehehe.. Sebenarnya kalian bisa meminimalisir biaya perjalanan Tokyo-Osaka dengan menggunakan Night Bus atau Sleeper Train yang akan tiba keesokan pagi di kota tujuan sehingga tidak perlu membeli JR Pass yang mahal dan dapat menghemat biaya penginapan, oh ya untuk sleeper train seringkali penuh dan harus booking jauh hari.

Lebih baik pertimbangkan untuk membeli JR Pass, bila dirasa tidak perlu tentunya akan menghemat budgetmu. Namun buat kamu yg PP tokyo seperti saya dan mungkin memerlukannya, informasi dan biaya JR Pass kalian dapat cek disini, ingat JR Pass hanya bisa dibeli diluar Jepang kalian bisa memesan melalui online ke website JR atau melalui travel agent di Indonesia yang menyediakan pembelian JR Pass dan setibanya di bandara Jepang pergilah ke Japan Rail Pass exchange office untuk menukarkan exchange order dari travel agent agar dapat digunakan.

Kalian juga dapat menggunakan IC Cards seperti Suica dan PASMO yang bermanfaat untuk alat pembayaran kereta, bus, vending machine bahkan restaurants. Sehingga disetiap perjalanan cukup tapping di stasiun masuk dan saldo akan berkurang setelah kartu di tapping di stasiun keluar. Jangan lupa mengisi saldo ya, gate tidak akan terbuka bila saldo di IC Cards habis, kalian perlu mengisi ulang saldo ke charge machines yang ada di Stasiun. Karena saya sudah memiki JR Pass maka saya prefer menggunakan PASMO untuk memudahkan pembayaran di setiap subway di Tokyo. Untuk panduan top up balance PASMO cek disini.

PASMO

Pasmo Card

9. Coin Locker

 

Bagi kalian yang berpindah-pindah tempat dan belum sempat menitipkan koper-kopernya di penginapan tentunya locker menjadi pilihan praktis agar memudahkan perjalanan kalian. Coin locker sering ditemukan di stasiun-stasiun, penggunaannya cukup mudah dengan biaya sesuai dengan volume ruang yang ingin digunakan. Berikut ini contoh locker yang saya gunakan.

Langkah penggunaan :

  • Carilah locker yang masih kosong dan sesuaikan dengan jumlah barang yang akan dimasukkan
  • Masukkan semua barang kedalam locker kemudian kunci locker tersebut
  • Setelah dipastikan terkunci, simpan kunci locker jangan sampai hilang agar kalian dapat mengambil barang didalamnya
  • Untuk pengambilan barang, kalian perlu memasukkan coin sesuai dengan jumlah biaya locker setelah itu kunci baru bisa terbuka. Kalau belum memiliki coin tukarkan saja ke mini market terdekat di stasiun. Mudah kaaaaannn..

Sekian sedikit informasi dari saya. Semoga bermanfaat dan berguna untuk kamu yang berencana liburan ke Jepang. Jangan takut terkendala bahasa, dibeberapa stasiun dan bandara para petugas banyak yang bisa berbahasa inggris. Kalaupun tersesat dijalan dengan bertanya bahasa ala kadarnya pun mereka tetap mau membantu kita. Dan jangan lupa bawa kamera dan dokumentasikan selengkapnya agar pengalamanmu tidak terlupakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s